1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Sosialisasi SMM

           PTA Bandar Lampung Gelar Sosialisasi  dan Workshop SMM Kepada Pimpinan Pengadilan Agama

Lampung|pta-bandarlampung.go.id    

Setelah mengikuti pelatihan dalam bentuk Training of Trainer (TOT) bagi auditor Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MARI pada angkatan I di Medan bulan April lalu, Tim TOT SMM Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung langsung melakukan sosialisasi dan workshop SMM kepada pimpinan Pengadilan Agama sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung yang dilaksanakan  diruang Sidang Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung dan diikuti pula oleh Ketua, Hakim Tinggi,  Panitera dan Sekretaris serta pejabat Struktural dan Fungsional Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung pada Jum’at (5/5/2017).

Acara tersebut dibuka langsung oleh ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung Drs. H. Endang Ali Ma’sum,SH.,MH. beliau menjelaskan bahwa Sistem Manajemen Mutu ini merupakan seperangkat kebijakan, proses dan prosedur yang diperlukan untuk merencanakan, melaksanakan, mengontrol dan menindaklanjuti (produksi, pengembangan,layanan) diwilayah bisnis inti pada suatu organisasi.

Endang juga menjelaskan program SMM ini adalah produksi kebijakan (Political Will) Dirjen Badilag sebagai pengganti program sertifikasi ISO Pengadilan yang bertujuan untuk mewujudkan performa/kinerja peradilan agama yang unggul/prima dan memiliki standar kualitas yang sama. Tujuan lainnya SMM dapat membantu organisasi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan yaitu para pencari keadilan.

Lanjutnya lagi, posisi PTA adalah mengamankan, menyukseskan kebijakan tersebut sedangkan Pengadilan Agama selain mengamankan dan menyukseskan juga harus mengaplikasikan kebijakan dirjen Badilag tersebut pada satker masing-masing.

Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung Drs. Arief Hidayat,SH  menambahkan bahwa Sistem Manajemen Mutu ini sebenarnya sudah dilaksanakan sehari-hari di Pengadilan Agama namun kata arief belum tuma’ninah. Untuk itu dengan adanya Sistem Manajemen Mutu ini diharapkan semua aparatur didalamnya standar semua harus tahu dan paham proses di peradilan agama. Terang arief hidayat yang merupakan salah satu peserta TOT SMM, dan 4 orang peserta lainnya adalah Drs. H.Makmun,SH.,MH (Hakim Tinggi), H.A.Jakin Karim,SH.,MH (Panitera), Drs. Erwin Romel.,MH (Panmud Banding) dan Yosrinaldo Syarief,SH.,MH (Kasubbag.TU dan RT). masing-masing juga memberikan materi hasil TOT Sistem Manajemen Mutu di medan pekan lalu.

Diakhir acara, Pengadilan Agama yang siap implementasi SMM menandatangani kontrak kinerja. (SA)
 

Buat komentar

Kode keamanan
Refresh

-