1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Meng-Update Iman Dengan Lafadz Ini

Lampung|pta-bandarlampung.go.id

Seberapa sering kita meng-update berita sehari-hari? Seberapa sering kita update status di media sosial? Tapi, seberapa seringkah kita meng-update keimanan kita yang terus menurun ini?

Kita ketahui bahwa, Hal yang termahal pada diri seorang mukmin adalah Al Iman bahkan dengan iman ini manusia akan hidup dengan kehidupan yang Hakiki Karena tanpa iman tidak ada bedanya dengan makhluk Allah Azza wa Jalla yang lain.

Jika makhluk Allah yang lain makan kita juga makan, jika makhluk Allah yang lain minum kita juga minum, jika binatang ternak itu tidur kita juga tidur, apa bedanya antara kita dengan mereka, yaitu ketika kita tidak memiliki Iman oleh karena itu ada suatu hadis dari Nabi Rasulullah SAW bersabda Di mana sesungguhnya iman itu akan usang pada diri seseorang diantara kalian sebagaimana baju dan pakaian utuh bisa usang, maka berdoalah kepada Allah SWT agar Allah SWT memperbaharui iman yang ada di hati kita.

Yup, meng-Update Iman atau menperbaharui iman inilah yang dibahas oleh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung Drs. H. Ahud Misbahuddin, SH.,MH, dalam tausiyahnya di masjid Al-Mahkamah Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung pada Rabu, 5 Juni 2017 ba’da shalat zuhur yang dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Panitera dan Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh Pegawai PTA Bandar Lampung.

Ahud Misbahuddin menjelaskan bahwa, Iman harus selalu di Update tiap hari, seperti yang diterangkan dalam sabda Rasulullah SAW:

جددوا ٳيمانكم أكثروا من قول لا ٳله ٳلا الله (Jaddiduu imanakum aktsiru min qauli La ilaha illa Allah). “PERBABAHARUILAH IMANMU DENGAN MEMPERBANYAK MENGUCAPAKAN LAFADZ LA ILAHA ILLA ALAAH/TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH SWT” Hadits tersebut tercatat dalam kitab Al Jami Al Shogirnya Imam Al Sayuty jilid I halaman 143.

Lafadz yang ringan untuk diucapkan tapi sangat berat dalam timbangan disisi Allah SWT. Demikian diterangkan dalam hadits Rasulullah SAW yang lain.

Barangkali kita masih ingat kisah sahabat Rasulullah Bilal bin Rabah yang disiksa oleh majikannya yang bernama Umayyah bin Khalaf, lantaran ia masuk Islam. Bilal disiksa dengan diantaranya dengan dipakaikan baju besi padanya kemudian dijemur dengan cara ditelentangkan diatas hamparan batu yang sudah sangat panasnya pada teriknya matahari Kota Mekah pada saat matahari diatas ubun-ubun kepala, seraya diperintahkan untuk meninggalkan ajaran tauhid, namun Bilal tidak bergumam selain mengucapkan: Ahad.... Ahad...Ahad.... yang maksudnya Allah Yang Maha Esa .... Allah Yang Maha Esa... Allah Yang Maha Esa.

Bilal tidak menghiraukan siksaan, cercaan dan ancaman kaum musyrik Mekah agar ia meninggalkan ajaran tauhid yang dibawa oleh Rasulullah SAW, tapi ia tambah kokoh dalam mempertahankan ketauhidannya.

Ibroh (contoh) lain mengenai ajaran tauhid adalah sebagaimana yang dikisahkan dalam kehidupan Nabyullah Ibrahim AS, seperti disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al An’am ayat 74-77). dimana ayat tersebut juga ditujukan supaya kita selalu meng-update iman dengan mengucapkan “Laailaaha Illallaah” tiada Tuhan selain Allah.

Untuk itu marilah kita sama-sama meng-update iman, ketika Iman baru maka ibadah pun akan semangat dan segala macam bentuk aktivitas ibadah kita kepada Allah akan semangat,  inilah motor penggeraknya ketika ingin mencapai surga yang tinggi dari Allah SWT. Demikian dikatakan Ahud misbahuddin mengakhiri Tausiyahnya. (SA)
 

Buat komentar

Kode keamanan
Refresh

-