1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Rekonstruksi Pemikiran Hakim Dalam Mewujudkan Supremasi Moral Justice

Dr. H. Abdul Manaf, MH : Orang Yang Mempunyai Ilmu Pengetahuan adalah Orang Yang mempunyai Power.

Bandar Lampung, pta-bandarlampung.go.id

Orang Yang Mempunyai Ilmu Pengetahuan adalah Orang Yang mempunyai Power, demikian penggalan kalimat yang disampaikan oleh Dr. H. Abdul Manaf, MH Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI. Pesan ini disampaikan dalam Diskusi Hukum dengan tema : Rekonstruksi Pemikiran Hakim Dalam Mewujudkan Supremasi Moral Justice (Refleksi Maklumat Ketua Mahkamah Agung RI) yang diselenggarakan oleh Hakim Pengadilan Agama se-Provinsi Lampung pada hari Jum’at (6/10/2017) di Swiss Bell Hotel Bandar Lampung.

H. Abdul Manaf menyampaikan, persoalan moral justice ini menjadi penting diperhatikan oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama, kedudukan akhlak (baca : moral) lebih tinggi dari hukum dan Hukum merupakan kaidah-kaidah yang didalamnya memuat sangsi. Oleh karena itu keteladan penting dilakukan oleh Pimpinan Pengadilan Agama yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris. Hadirnya Maklumat Ketua Mahkamah Agung Nomor 01 Tahun 2017 semakin memantapkan warga Pengadilan untuk melaksanakan seluruh peraturan yang sudah diterbitkan terutama yang berkaitan dengan persoalan prilaku dalam upaya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Mengakhiri pengarahannya orang nomor satu dilingkungan Pengadilan Agama ini memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh hakim-hakim Pengadilan Agama di Provinsi Lampung yang rutin melakukan kegiatan diskusi-diskusi,  hal ini sejalan dengan eranya peningkatan kualitas para hakim, maka teruslah menggali ilmu pengetahuan dari berbagai sumber dan dari mulai membaca perbanyaknya menulis, dengan demikian kekuatan moral aparatur pengadilan akan tumbuh melalui tulisan-tulisannya, tambah H. Abdul Manaf.

Tampil sebagai Pemakalah dalam diskusi hukum adalah Drs. Muhyar, MH, Msi (Wakil Ketua Pengadilan Agama Krui) sedangkan Pembanding I Alfitri Chaniago, S.Ag,,SH, MHI (Hakim Pengadilan Agama Blambangan Umpu) dan Pembanding II Ahmad Satiri, S.Ag, MH (Hakim Pengadilan Agama Kotabumi).

Dalam kesempatan yang sama Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Drs. H. Endang Ali Ma’sum, SH, MH mengucapkan terima kasih kepada Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI yang telah menyempatkan hadir dalam diskusi hukum ini, semoga kahadiran Dirjen Badilag ini menambah semangat aparatur Pengadilan Agama se-Provinsi Lampung untuk terus bekerja dengan baik dengan senantiasa menegakkan aturan dan menjunjung tinggi integritas dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. 

Kegiatan diskusi hukum ini diikuti oleh 120 orang peserta terdiri dari seluruh hakim tinggi dan hakim, Panitera dan Sekretaris  Pengadilan Agama se- wilayah Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung. (ahid).

 

Buat komentar

Kode keamanan
Refresh

-