1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Siap Laksanakan Maklumat Ketua Mahkamah Agung RI, Hakim dan ASN PTA Bandar Lampung Tandatangani Surat Pernyataan

pta-bandarlampung.go.id|Bandar Lampung

Senin, (9/10/17) selepas apel pagi seluruh Hakim Tinggi dan Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung menandatangani surat pernyataan siap melaksanakan Maklumat Ketua Mahkamah Agung RI. Maklumat yang dimaksud adalah Maklumat Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 01/Maklumat/KMA/IX/2017 tanggal 11 September 2017 yang diantaranya berisi perintah untuk meningkatkan efektifitas pencegahan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas atau pelanggaran perilaku Hakim, Aparatur MA dan Badan Peradilan di Bawahnya.

“Dikeluarkannya maklumat ini sebagai bukti bahwa pimpinan Mahkamah Agung secara tegas tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh aparatur pengadilan” jelas Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Drs. H. Endang Ali Ma’sum, S.H., M.H. “Sesuai dengan isi Maklumat poin ke-4 bahwa Mahkamah Agung akan memberhentikan Pimpinan MA atau Pimpinan Badan Peradilan di Bawahnya secara berjenjang dari jabatannya selaku atasan langsung, apabila ditemukan bukti bahwa proses pengawasan dan pembinaan oleh pimpinan tersebut tidak dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan. Selain itu Mahkamah Agung juga tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Hakim maupun Aparatur Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya yang diduga melakukan tindak pidana dan diproses di pengadilan.” lanjutnya.


Sebelum penandatanganan surat pernyataan, ia pun sempat memberikan materi-materi terkait maklumat tersebut dan beberapa contoh Operasi Tangkap Tangan (OTT) pelanggaran integritas etika dan moral yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Begitu pula Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Drs. H. Syahril, S.H., M.H. guna memastikan terlaksananya kebijakan Mahkamah Agung khususnya di Bidang Pengawasan dan Pembinaan (maklumat poin ke-3), kembali ia menyampaikan Perma Nomor 7 Tahun 2016 tentang Penegakan Disiplin Kerja Hakim pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya, Perma Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pengawasan dan Pembinaan Atasan Langsung di Lingkungan Mahkamah Agung dan Peradilan di Bawahnya, serta Perma Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) di MA dan badan peradilan di bawahnya.


Akhirnya dengan ditandatanganinya Surat Pernyataan Pelaksanaan Maklumat Ketua Mahkamah Agung RI oleh seluruh Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, maka PTA Bandar Lampung bertekad untuk memperkuat ketahanan mental, menolak segala bentuk tekanan, interfensi, godaan, rayuan, commitmen fee dalam melaksanakan tugas. (RY)

 

Buat komentar

Kode keamanan
Refresh

-