1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Peringati hari ibu, Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung Laksanakan Upacara


Bandar Lampung|pta-bandarlampung.go.id


Segenap Pimpinan, Pejabat struktural dan fungsional, pegawai serta tenaga kontrak Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung dan Pengadilan Agama Tanjung Karang melaksanakan upacara peringatan hari ibu pada Jum’at, 22 Desember 2017 di Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung.

Upacara yang berlangsung tepat pukul 08.00 WIB berlangsung khidmat, tertib dan sederhana.


Upacara peringatan hari ibu tanggal 22 Desember 2017, merupakan upacara yang diselenggarakan secara Nasional berdasarkan Surat Menteri Sekretaris Negara RI Nomor : B-1176/M.Sesneg/Set/TU.00.04/12/2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-89 Tahun 2017. Ada hal yang berbeda dari upacara-upacara pada umumnya, upacara peringatan hari ibu pada Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung dilaksanakan dengan mengerahkan petugas-petugas perempuan, mereka adalah Sri Agustiningsih, S.S.i. sebagai Pemimpin Upacara, Indah Wahyuningsih, S.E. sebagai ajudan Pembina Upacara, Rifka Aprilia, S.E. sebagai Pembawa Acara, Septina, A.Md. sebagai dirjen lagu, Dra. Ismiwati, M.H. sebagai Pembaca UUD 1945, Ekawati, S.Ag. sebagai pembaca sejarah hari ibu, Uliana Makmur, S.Ag. sebagai pembaca do’a, Berniati, S.E., Winda Dwi Astari, S.E., dan Rosmita Sari, S.H. sebagai pengibar bendera.


Dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”, dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Drs. H. Endang Ali Ma’sum,S.H., M.H. menyampaikan “Peringatan hari ibu diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Akhirnya, kami mengajak semua perempuan untuk terus maju, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa. (RY)

Buat komentar

Kode keamanan
Refresh

-