1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Upgrading JS dan JSP, Diikuti Peserta dengan Penuh Antusias

Bandar Lampung |pta-bandarlampung.go.id


Di penghujung tahun 2017, Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung kembali melakukan inovasi yakni dalam bidang perubahan mental dan budaya kerja para Jurusita dan Jurusita Pengganti Peradilan Agama Seprovinsi Lampung sebanyak enam puluh empat orang.

Acara yang berlokasi di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung dilaksanakan selama dua hari (21 s.d. 22 Desember 2017) dengan penuh antusiasme peserta.

Di awal pertemuan peserta telah disuguhi oleh serangkaian soal-soal psikotest. “Psikotest dilakukan dengan tujuan agar pimpinan satker kedepan dapat lebih mengetahui potensi-potensi yang dimiliki oleh JS dan JSP di bawah kepemimpinannya.” ucap Dwie Anggraeni Puspitasari,S.Psi., M.Psi., Psikolog yang memberi test. Setelah Psikotest dilaksanakan, Yosrinaldo Syarief, S.H., M.H., menyampaikan materi pertama yakni tentang “Pentingnya Lembaga (Akreditasi Penjaminan Mutu)”. Ia menjabarkan betapa pentingnya lembaga peradilan yang kuat di Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk mengenai betapa pentingnya peran jurusita dan jurusita pengganti dalam mewujudkan lembaga yang kuat dan dapat dijamin mutunya (akuntabel).

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Drs. H. Endang Ali Ma’sum, SH,MH dalam materinya menekankan bahwa Dibutuhkan Pemimpin Perubahan untuk mewujudkan Pengadilan Agama Yang Agung, dengan mengutip ayat qur’an bahwa : “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai kaum itu sendiri yang mengubahnya”.  Selanjutnya disampaikan pula pesan Presiden RI bahwa “Kedepan dibutuhkan pemimpin-pemimpin, baik pusat maupun daerah, yang reformis, senang dengan pembaharuan-pembaharuan, senang dengan inovasi-inovasi, jangan rutinitas. Membuat terobosan yang baru, mempercepat, dan melayani masyarakat.”

H.A. Jakin Karim, S.H., M.H., Panitera Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung mempunyai cara berbeda dalam menyampaikan materi mengenai Nilai-Nilai Etik dan Public Relation. Ia berusaha menyentuh hati para peserta, membahas nilai-nilai etika dan moral yang harus dimiliki oleh seorang PNS dan Jurusita/Jurusita Pengganti, dengan menampilkan gambar-gambar yang pro dan kontra kemudian mempersilakan peserta untuk mengomentarinya. Tidak hanya itu, ia menyampaikan materi dengan menggunakan media permainan lego/bongkar pasang dan kemudian para peserta memberi kesimpulan atas hasil konstruksi legonya tersebut. Pada akhirnya, selain menjadi Pegawai yang memiliki etika baik, ia juga mengharapkan bahwa Jurusita dan Jurusita Pengganti di Peradilan Agama Sewilayah Lampung sebagai pihak yang berhubungan langsung dengan masyarakat pencari keadilan dapat meningkatkan cara berkomunikasinya (public relation) sehingga citra peradilan pun semakin baik di mata masyarakat.


Memanfaatkan waktu malam, Drs. Arief Hidayat, S.H., menyampaikan Culture and Behavior of Excellence. “Kita harus mewakafkan jiwa dan raga kita sepenuhnya di lembaga peradilan ini”, tekan Arief Hidayat. “Begitulah budaya dan sikap kerja yang harus ditanam pada setiap aparatur peradilan”, sambungnya. Di ujung materinya, tak ketinggalan ia menyelipkan sebuah agenda “introspeksi dan renungan”, yang berhasil mengajak peserta lebih dekat dengan Yang Maha Kuasa, Allah SWT serta melakukan evaluasi diri atas apa yang telah dilakukan dan apa yang harus diperbaiki.

Diakhir sesi tampil Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Dr. H. Sahril, SH,MH yang memberikan materi teknis tugas-tugas kejurusitaan berupa pemanggilan, sita dan eksekusi.

Sebelum acara ditutup, panitia mengumumkan enam orang peserta terbaik. Peserta Terbaik Pertama, Kedua dan Ketiga adalah Ahmad Anwar, S.T., Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Metro, Dra. Masturah, Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Tanjung Karang, dan Nurul Hidayah, S.E., Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Kalianda. Masing-masing peserta terbaik mendapatkan hadiah sebuah buku inspiratif (leader, motivasi dan kepemimpinan) Sedangkan Peserta Terbaik Harapan satu, dua dan tiga adalah Mery Candra Giana, S.Ag., Rio Aditya Nugraha, S.I.Kom. , dan Hermes,  S.Ag. yang ketiganya merupakan Jurusita/Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Tanggamus. (RY)


 

Komentar  

#1 Muhammad Iqbal Selasa, 23 Januari 2018
Pesertanya mantap, materinya oke yang tdk kalah juga Narasumbernya luar biasa.., Selamat para JS/JSP se-Lampung, pengabdianmu adlah ujung tombak pelayanan PA.

Buat komentar

Kode keamanan
Refresh

-