Desain Header Web PTA Bandar Lampun min

*** TERIMA KASIH UNTUK TIDAK MEMBERIKAN IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN KEPADA APARATUR PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDAR LAMPUNG. WASPADA TERHADAP MODUS PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN PIMPINAN, HAKIM, PEJABAT DAN SELURUH PEGAWAI PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDAR LAMPUNG DALAM PELAKSANAAN PELAYANAN ***

Ditulis oleh RANI CAHYANI on . Dilihat: 24

KISAH INSPIRATIF RAMADHAN

Oleh :

Drs. H. Ahmad Choiran, S.H., M.H.

 

3 Cerita inspiratif penuh hikmah yang dapat kita ambil pelajaran diantaranya adalah cerita tentang anak kambing dan induknya, kisah preman yang ingin bertaubat dan kisah keikhlasan suami istrri yang merawat ibu mertua.

Alkisah seorang anak kambing bertanya kepada induk kambingnya, mengapa kita tidak memiliki nama khusus seperti manusia ?

sang induk menjawab, tenang nak, perbedaan kita dengan manusia kita akan memiliki nama setelah kita mati­, yakni nama makan olahan seperti kambing guling, sate kambing, tongseng, gulai dan lain sebagainya, setelah kita mati kita bermanfaat. Sedangkan manusia, Ketika mereka mati hanya meninggalkan satu nama, yakni : mayat.

Hikmah dari cerita ini yang dapat kita ambil adalah setiap manusia yang meninggal tanpa amal kebaikan, manusia tidaklah berarti apa-apa. Mari kita berupaya selalu meningkatkan amal kebaikan yang akan dikenang oleh orang lain sepanjang masa. Bulan Ramadhan ini adalah  kesempatan untuk kita untuk menuai kebaikan sebanyaknya seperti membaca Al-Quran, dan bersedekah.

pak choi

Cerita kedua yakni tentang preman yang suatu Ketika ingin bertobat pergi ke suatu masjid, namun pada saat ia salat dengan jamaah lainnya, ia lupa untuk menon-aktifkan handphonenya, sehingga berdering dengan sangat keras dan mengganggu kekhusyukan jamaah lainnya. Selesai solat, para jamaah masjid protes dan marah kepada preman tersebut tentangnya yang kurang mengerti tentang adab dan peraturan masjid. Preman itu terdiam dan mengakui kesalahannya. Di hari selanjutnya ia pergi ke sebuah kafe, tanpa sengaja ia memecahkan piring yang berisi sajian, ia meminta maaf, namun tanpa di duga pelayan café tetap melayaninya dengan ramah dan sama sekali tidak menunjukkan kemarahannya.

Hikmah dari cerita ini  adalah apakah orang yang rajin ke masjid akhlaknya tidak lebih baik dari pelayan café ? jangan sampai orang yang mengejar nilai ukhrowi tidak lebih baik dari orang yang mengejar nilai duniawi dikarenakan sifat dan akhlaknya yang tidak baik. Orang baik dalam komunitas baik itu wajar, namun orang baik di komunitas yang tidak baik itulah Mutiara. Semoga kita bisa selalu menjaga sifat dan akhlakul karimah kita.

Selanjutnya cerita ketiga yakni cerita seorang sepasang suami istri yang mendapat amanah menjaga ibu dari suami di rumahnya. Sang ibu dengan kondisinya yang sudah tua dan Kesehatan yang menurun, memiliki kelemahan tidak dapat melakukan buang hajat pada tempatnya dengan benar setiap harinya, sehingga tentu ini menambah beban pekerjaan rumah sang istri. Sang istri lalu berkeluh kesah kepada suaminya untuk dapat menitipkan sang ibu ke kakak iparnya, namun usulan tersebut di tolak suami dan meminta istrinya untuk dapat bersabar dan ikhlas merawat mertuanya tersebut. Sungguh pilihan yang sangat sulit antara istri dan ibunya. Akhirnya mereka merawat sang ibu dengan sabar dan ikhlas, hingga berselang waktu kemudian mereka mendapat kabar Bahagia, kedua anaknya mendapatkan beasiswa, dan kakak mereka memberikan uang pengobatan yang cukup besar untuk pengobatan dan kehidupan mereka.

Hubungi Kami

PTA BANDAR LAMPUNG

Jalan Basuki Rahmat No. 24 Teluk Betung Utara

Kota Bandar Lampung,  Provinsi Lampung.

Telepon  :  +62 721 489813

Faksmile :  +62 721 476054

Email :   Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

            Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.