Semangat Pahlawan Ditanamkan, PTA Bandar Lampung Kobarkan Etos Kerja dan Profesionalisme Aparatur
Bandar Lampung | pta-bandarlampung.go.id
Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan khidmat dan penuh refleksi. Upacara yang dihadiri oleh seluruh Aparatur PTA Bandar Lampung ini dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025 bertepatan dengan 19 Jumadil Awal 1447 Hijriyah.
Ketua PTA Bandar Lampung, Drs. H. Sahrudin, S.H., M.H.I., bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh Aparatur Peradilan Agama untuk menjadikan momentum Hari Pahlawan ini sebagai dorongan nyata dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada negara.
Mengambil tema nasional Hari Pahlawan 2025, yaitu “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan,” Ketua PTA Bandar Lampung menekankan bahwa perjuangan di masa kini tidak lagi berwujud fisik melawan penjajah, melainkan perjuangan dalam lingkup integritas, profesionalitas, dan pelayanan publik.
Ketua PTA Bandar Lampung menjelaskan bahwa nilai-nilai luhur yang telah ditunjukkan oleh para pahlawan terdahulu—seperti semangat rela berkorban, disiplin tinggi, dan integritas tak tergoyahkan—merupakan teladan yang wajib diinternalisasi oleh setiap Aparatur Peradilan. Teladan tersebut harus diwujudkan dalam upaya konkrit dan berkesinambungan.
Drs. H. Sahrudin, S.H., M.H.I. secara khusus mengamanatkan peningkatan etos kerja dan profesionalisme sebagai bentuk penerusan perjuangan kemerdekaan. Beliau menegaskan bahwa sebagai Abdi Negara di Lingkungan Peradilan Agama, kontribusi nyata yang harus diberikan adalah pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara optimal.
Peningkatan etos kerja diartikan sebagai komitmen untuk bekerja keras, jujur, dan berorientasi pada hasil yang prima, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang cepat, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat pencari keadilan. Sementara itu, profesionalisme merupakan keharusan bagi Aparatur untuk terus mengasah kompetensi teknis dan manajerial, serta mematuhi kode etik profesi secara ketat.
Amanat Ketua PTA Bandar Lampung ini memiliki korelasi yang sangat kuat dengan tema Hari Pahlawan. Frasa “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan” dimaknai sebagai tindakan aktif Aparatur Peradilan untuk berjuang melawan praktik-praktik yang dapat merusak marwah lembaga, seperti kemalasan, ketidakprofesionalan, dan segala bentuk penyimpangan.
Langkah konkret peningkatan etos kerja dan profesionalisme yang diinstruksikan oleh Ketua PTA Bandar Lampung adalah upaya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Hal ini merupakan perjuangan hakiki Aparatur Peradilan Agama dalam mewujudkan Badan Peradilan yang Agung. (Penulis: Rifka Aprilia, Editor: Kristina Mellyza)
(Humas.PTA.BDL)
