Konsolidasi Penguatan Integritas dan Tata Kelola, Ketua PTA Bandar Lampung Lakukan Pembinaan Komprehensif di PA Krui
Bandar Lampung | pta-bandarlampung.go.id
Menyongsong era baru penataan kelembagaan peradilan, Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung, Dr. Drs. Moch. Sukkri, S.H., M.H., turun langsung mengawal kesiapan operasional Pengadilan Agama (PA) Krui dalam lawatan kerja pembinaan yang sarat akan pesan strategis dan penguatan integritas aparatur, pada Rabu, 5 Agustus 2026 atau 21 Safar 1448 Hijriyah.

Kehadiran pimpinan tertinggi Peradilan Agama di Bumi Ruwa Jurai tersebut disambut hangat oleh Pimpinan, Hakim, serta seluruh Aparatur PA Krui. Agenda utama kunjungan ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur, penataan wilayah kerja, serta penguatan mental dan integritas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan utama dalam arah pembinaan tersebut adalah rencana strategis mengenai penyesuaian nomenklatur Pengadilan Agama di wilayah Provinsi Lampung. Dalam pemaparannya, Dr. Drs. Moch. Sukkri, S.H., M.H., menekankan pentingnya sinkronisasi antara nama lembaga peradilan dengan letak geografis wilayah kabupaten setempat.
Berdasarkan skenario penataan yang diusulkan, PA Krui diproyeksikan untuk menempati gedung kantor baru yang terletak di pusat pemerintahan Krui, sementara eks gedung kantor lama akan dipersiapkan untuk menunjang operasional PA Pesisir Barat. Langkah taktis ini dinilai sangat vital guna memberikan kepastian hukum, mendekatkan akses layanan kepada masyarakat, serta memaksimalkan efisiensi birokrasi peradilan di daerah pemekaran tersebut.
Selain aspek struktural dan administratif, Ketua PTA Bandar Lampung juga memberikan perhatian khusus pada aspek kultural di dalam lingkungan satuan kerja. Beliau mengingatkan seluruh Aparatur, mulai dari unsur Pimpinan, Hakim, Kepaniteraan, Kesekretariatan, hingga PPPK, untuk senantiasa merawat kekompakan, menjaga kebersamaan, serta menghindari segala bentuk gesekan atau perselisihan yang dapat merusak keharmonisan tim.
"Kekompakan dan suasana kerja yang harmonis adalah fondasi utama tegaknya marwah peradilan. Hindari perselisihan internal, kuatkan rasa kebersamaan, dan fokuslah memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," tegas Ketua PTA Bandar Lampung di hadapan seluruh pegawai PA Krui.
Tidak hanya itu, perhatian teliti juga diberikan pada kondisi fisik kantor dan tata lingkungan. Aspek kerapian fasilitas parkir serta pemeliharaan area hijau atau taman kantor ditekankan agar mendapat perhatian berkala. Lingkungan kantor yang asri, sejuk, dan terawat dinilai mampu menciptakan atmosfer kerja yang produktif serta menghadirkan rasa nyaman bagi para pihak yang datang bersidang.
Dalam bidang pelayanan publik, pimpinan PTA Bandar Lampung kembali menegaskan bahwa PA Krui wajib menjunjung tinggi prinsip keadilan yang inklusif. Setiap petugas pelayanan diinstruksikan untuk memberikan perlakuan yang adil, ramah, dan profesional tanpa diskriminasi, baik kepada masyarakat pencari keadilan pada umumnya maupun kepada kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Sebagai langkah pamungkas untuk menjaga marwah institusi, faktor keamanan dan ketertiban kantor turut menjadi materi pembinaan yang krusial. Sistem pengamanan area kantor, khususnya pengaturan alur keluar masuk pihak berperkara, tamu, dan petugas, diminta untuk diperketat secara disiplin. Pengawasan yang ketat di pintu masuk diyakini mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga integritas lembaga peradilan dari intervensi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (Humas.PTA.BDL)
