Kunci Optimalisasi Anggaran 2027, PTA Bandar Lampung Ikuti Rakor Strategis Mahkamah Agung
Bandar Lampung, pta-bandarlampung.go.id – Di tengah dinamika kebijakan fiskal yang semakin ketat dan berorientasi pada hasil, kesiapan perencanaan yang matang menjadi fondasi utama bagi lembaga peradilan untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Langkah nyata tersebut ditunjukkan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung yang ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Pagu Alokasi Anggaran Tahun 2027 secara daring. Kegiatan nasional yang dihelat oleh Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia ini berlangsung selama dua hari, dari Senin hingga Selasa, 14–15 September 2026.

Delegasi PTA Bandar Lampung yang hadir dipimpin langsung oleh Sekretaris PTA Bandar Lampung, Muhammad Zachrizal Anwar, S.H., didampingi oleh operator SAKTI PTA Bandar Lampung. Kehadiran jajaran pimpinan dan pengelola keuangan ini menegaskan komitmen instansi dalam menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan standar akuntabilitas nasional demi efisiensi belanja negara yang lebih tepat sasaran.
Rapat koordinasi ini menghadirkan narasumber kredibel dari Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan serta Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung. Dalam sesi tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai kebijakan umum penganggaran, tata cara teknis penyusunan Rencana Kerja Anggaran, hingga mekanisme pengelolaan pagu alokasi pada program dukungan manajemen.
Tidak hanya itu, aspek teknis pengoperasian aplikasi pendukung seperti Aplikasi BATARA dan Aplikasi SAKTI turut dibedah secara tuntas guna meminimalisir kendala administratif. Pembekalan mendetail mengenai penyusunan Term of Reference (TOR) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) juga menjadi instrumen penting agar setiap usulan program ke depan memiliki basis data yang kuat, terukur, dan akuntabel.

Melalui kegiatan strategis ini, arah kebijakan penganggaran difokuskan pada penguatan kesinambungan operasional perkantoran, peningkatan kualitas layanan pendukung, pemeliharaan sarana prasarana, serta pengembangan fasilitas fisik berupa pembangunan dan renovasi gedung pengadilan. Selain itu, satuan kerja didorong untuk melakukan efisiensi melalui optimalisasi teknologi informasi dalam berbagai agenda rapat dan kegiatan kedinasan guna memaksimalkan hasil kerja tanpa melampaui batas pagu yang telah ditetapkan.
Partisipasi aktif PTA Bandar Lampung dalam forum ini diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan keuangan internal, meningkatkan disiplin anggaran, serta mendukung terwujudnya tata kelola peradilan yang modern, transparan, dan berintegritas tinggi.
