Menavigasi Akhir Tahun Anggaran 2026, PTA Bandar Lampung Konsolidasikan Langkah Strategis dan Inovasi Pelayanan Publik
Bandar Lampung | pta-bandarlampung.go.id
Menutup kalender kerja tahunan bukan sekadar merampungkan urusan administratif, melainkan memastikan setiap denyut pelayanan publik di Lingkungan Peradilan tetap berada pada jalur yang presisi, akuntabel, dan bermartabat. Mengawal komitmen tersebut, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan Pengadilan Agama se-Wilayah Lampung pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Bertepatan dengan 10 Jumadil Awal 1448 Hijriyah, forum strategis yang berlangsung di Aula PTA Bandar Lampung ini dipimpin langsung oleh Ketua PTA Bandar Lampung, Dr. Drs. Moch. Sukkri, S.H., M.H. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pimpinan Tinggi, mulai dari Wakil Ketua, para Ketua Pengadilan Agama sewilayah Lampung, hingga Pejabat Struktural dan Fungsional PTA Bandar Lampung.
Rakor kali ini dirancang untuk menyelaraskan langkah seluruh satuan kerja (satker) dalam menghadapi penghujung Tahun Anggaran 2026. Dalam pembinaannya, Dr. Drs. Moch. Sukkri, S.H., M.H., menegaskan bahwa pencapaian realisasi rencana akhir tahun dan penyerapan anggaran harus dikawal ketat secara cermat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Target penyerapan anggaran di akhir tahun harus terlaksana sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan. Setiap rupiah anggaran negara wajib berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat pencari keadilan," tegas Ketua PTA Bandar Lampung di hadapan peserta rapat.
Beliau juga secara khusus mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan dinamika dan peristiwa hukum yang terjadi di wilayah lain sebagai ikhtiar cermin pembelajaran bersama. Kedisiplinan, integritas, dan prinsip kehati-hatian harus senantiasa ditanamkan agar marwah lembaga peradilan tetap terjaga dengan baik.
Di samping fokus pada penyerapan anggaran, sektor kehumasan dan media sosial juga menjadi perhatian utama. Kinerja Humas satker diharapkan mampu membangun citra positif lembaga melalui ketepatan, kecepatan, serta kualitas penyampaian informasi publik. Kehadiran kehumasan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan garda terdepan dalam menjaga keterbukaan informasi peradilan.
Tak kalah penting, upaya peningkatkan sinergi dan hubungan antarlembaga terus didorong. Guna mendukung ekosistem kerja yang modern, PTA Bandar Lampung menginstruksikan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh aplikasi yang beroperasi di masing-masing satker. Inventarisasi ini ditujukan untuk memetakan kebutuhan integrasi dan efisiensi, sehingga pengembangan aplikasi ke depan benar-benar saling bersinergi tanpa tumpang tindih.
Suasana rapat koordinasi semakin dinamis ketika memasuki sesi presentasi inovasi satuan kerja. Menindaklanjuti instruksi Pimpinan, para Ketua Pengadilan Agama sewilayah Lampung memaparkan terobosan dan inovasi pelayanan publik yang telah dikembangkan di daerah masing-masing.
Pemaparan yang disusun ringkas dan informatif tersebut mengulas latar belakang, mekanisme pelaksanaan, hingga dampak nyata yang langsung dirasakan masyarakat pencari keadilan. Langkah ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memastikan agar setiap inovasi tidak hanya berhenti sebagai gagasan, melainkan memiliki rencana keberlanjutan yang berdampak luas bagi Peradilan Agama di wilayah Lampung.
Melalui konsolidasi yang solid dan berkesinambungan ini, PTA Bandar Lampung bersama seluruh Pengadilan Agama di Provinsi Lampung optimistis dapat menuntaskan seluruh agenda Tahun Anggaran 2026 secara prima, efisien, dan penuh integritas. (Humas.PTA.BDL)
