Mengawal Akuntabilitas, Mengukir Kinerja. Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung Ikuti Biro Keuangan Awards 2026
Bandar Lampung | Selasa, 14 Juli 2026 – Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung mengikuti kegiatan Biro Keuangan Awards Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya sebagai upaya memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan profesional.

Bertempat di ruang Rapat Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, kegiatan dihadiri oleh Anis Khoirunnisa, S.Ag., M.H. selaku Kepala Bagian Umum dan Keuangan, Herman S, S.Kom., M.M. selaku Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pelaporan, Budiyanto, S.H. dan Fikri, S.E., M.M. selaku Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama, serta Muhammad Fakhri Yusuf, S.H., M.H. selaku Penata Layanan Operasional melalui zoom meeting.
Acara diawali dengan pembukaan dan pengarahan dari Kepala Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI. Selanjutnya, peserta memperoleh pemaparan mengenai konsolidasi penyusunan Laporan Keuangan Mahkamah Agung Semester I Tahun 2026, kinerja pelaksanaan anggaran, perbendaharaan dan pembayaran tagihan, optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam mendukung layanan peradilan yang modern, transparan, dan berkeadilan, serta tata cara penyelesaian kerugian negara dan pelaporan akuntansi piutang TGR. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyampaian Biro Keuangan Awards Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada satuan kerja yang menunjukkan kinerja terbaik dalam bidang pengelolaan keuangan.

Keikutsertaan Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Melalui forum ini, diharapkan seluruh pengelola keuangan dapat meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi, serta mengimplementasikan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan anggaran sehingga mendukung terwujudnya badan peradilan yang agung.
